Banyak yang beranggapan kalau 'orang miskin dilarang
sakit.' Frase itu sangatlah menempel di benak kita karena biaya pengobatan yang
kini makin tak terjangkau.
Berobat ke rumah sakit bukan hanya perkara konsultasi ke
dokter atau beli obat. Banyak pemeriksaan lain yang harus dilakukan untuk
mendukung diagnosis dokter. Tentu saja, kita harus merogoh kocek lebih dalam di
tiap prosedur yang dilakukan.
Premi yang tidak murah dibayarkan oleh mereka para pengikut
sistem asuransi. Tujuannya, tentu agar biaya-biaya tak terduga seperti
pengobatan ketika sakit jadi lebih terjangkau. Meskipun sudah ada asuransi,
banyak sekali hal yang tidak tertanggung oleh asuransi. Tentu saja hal tersebut
bisa menghantui masyarakat dan membuat orang banyak yang 'takut sakit.'
Berikut ini terdapat beberapa cara untuk menghemat biaya
pengobatan sehingga bisa mencegah kita terganggu secara finansial, ketika ada
sesuatu yang tak diinginkan terjadi.
1. Pilih Apotek Besar
Manfaatkan apotek besar untuk harga terbaik dalam pembelian
obat. Harga obat-obatan tentu bervariasi di tiap tempat. Jangan ragu untuk
survei harga di beberapa tempat. Dalam hal ini, biasanya apotek besar sering
menjual obat dengan harga lebih murah.
2. Pilih Obat Generik
Meskipun harga lebih murah, obat generik memiliki kandungan
yang sama dengan beberapa obat dengan harga lebih mahal. Terkadang jumlah dosis
dari obat generik memang tak setinggi obat dengan harga lebih mahal, namun hal
ini bisa diakali dengan meminumnya dengan lebih teratur, istirahat cukup dan
menghindari pantangan sakit dengan lebih disiplin.
3. Manfaatkan Teknologi
Latih diri sendiri untuk menggunakan Internet dalam hal
kesehatan. Meski kamu mungkin tidak dapat secara akurat memberi diagnosis
dirimu sendiri melalui Internet, setidaknya kamu akan lebih perhatian dengan
beberapa kondisi 'aneh' dalam tubuh. Hal ini juga seringkali berguna untuk
mengatasi keanehan tersebut.
4. Percaya Pada antibodi Tubuh
Percayalah, sistem kekebalan tubuhmu itu sangat hebat. Jauh
sebelum ada klinik yang nyaman dan dokter yang hebat, penyakit pun sudah ada.
Penyakit itu akan sembuh sendiri berkat perlawanan dari sistem kekebalan tubuh
kita.
Jadi untuk meningkatkan sistem imun, makan makanan sehat
setiap hari dan jangan lupa konsumsi buah yang akan memenuhi asupan vitamin dan
mineralmu tiap hari.
5. Jangan Panik
Hindari UGD kecuali benar-benar darurat. UGD adalah tempat
yang penuh dengan pasien sakit kritis atau cedera parah. Kembali ke poin
sebelumnya, coba cari dulu di internet, apakah yang terjadi di tubuhmu dan
bagaimana menanganinya sendiri. Kecuali keadaanmu kritis, terburu-buru pergi ke
UGD akan membuatmu harus rela menghabiskan banyak uang.
6. Miliki pemikiran Kritis
Berpikirlah lebih kritis. Tanyakan alasan atau kebutuhan
medis dari setiap tes laboratorium, obat-obatan, atau x-ray. Banyak pasien yang
melakukan suatu tindakan yang biasanya tidak perlu dilakukan. Tanyakan
baik-baik hal tersebut pada dokter. Selain menghemat uang dan tenaga,
menghindari tes yang tidak perlu juga akan mengurangi risiko mal praktik.
7. Membuat setiap hitungan kunjungan medis
Pastikan setiap kunjungan ke dokter, pilih dokter yang
direkomendasi berkualitas. Konsultasikan segala hal yang ingin kamu ketahui
tentang penyakitmu. Jika ada keluhan lain, pastikan kamu mendapatkan
pemeriksaan atau obat-obatan yang perlu saja.
Tanyakan kepada dokter apakah ada kemungkinan berbagai
penyakit yang kamu alami bisa diatasi dengan pergantian gaya hidup dan
perilaku, ketimbang mendapat pengobatan
sumber : merdeka.com





