Showing posts with label Internasional. Show all posts
Showing posts with label Internasional. Show all posts

Wednesday, June 1, 2016

Ayah Enno Emosi dengan Ocehan Pengacara Pembunuh Anaknya

Ayah Enno Farihah, Arif Fikri mengungkapkan kekesalannya terhadap statement kuasa hukum ketiga tersangka pembunuh anaknya yakni RA (16), I (24), dan R (24) yang menyebut RA semestinya tidak dijerat dengan pasal pembunuhan.

"Saya ingin memukul kepala pengacara yang membela pembunuh anakku dengan cangkul betulkah tidak menyebabkan kematian buat dia," seperti dikutip dari status terakhir pada 22 Mei 2016 yang lalu di facebooknya @ariffikri.

Status tersebut langsung menuai komentar, yang menganggap para pelaku harusnya dihukum seadil adilnya. Bahkan akun @Nyonya Haris Sipayung mengomentari dengan menganggap pengacara ketiga pelaku tidak mempunyai perasaan.

Ungkapan kekesalan pun diperlihatkan akun facebook @Grissele Avhisa Gilberta. 

"gemes dengernya..andaikan posisi pengacara ada diposisi bapak..apakah pengacara itu akan membela sipembunuh ini???dimana letak keadilannya...nenek nyolong singkong aja sampe dibesar2kan..ini yg urusanya nyawa???mudah2n Tuhan buka keadilan untuk bapak ya..."



sumber ;sindonews.com

Ratusan Napi Mengamuk Lempari Polisi dengan Batu dan Molotov

GORONTALO - Ratusan narapidana  di Lapas Klas 2A Gorontalo mengamuk dan membuat kerusuhan Selasa malam (31/5/2016). Kerusuhan ini dipicu akibat kedatangan polisi yang hendak menangkap salah satu napi yang melakukan penikaman terhadap seorang anggota polisi saat mengantar tahanan ke dalam lapas.

Akibat penganiayaan tersebut salah seorang anggota polisi mengalami luka tusukan dan sabetan benda tajam dibagian kaki dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Setelah mendapat laporan  beberapa anggota Polres Gorontalo Kota datang ke lapas untuk menangkap pelaku penganiayaan tersebut.

Namun upaya penangkapan ini tidak berjalan mulus karena pelaku dan sejumlah rekannya sesama napi melakukan perlawanan dengan cara melempari petugas dengan batu. Mereka menolak rekan mereka akan ditangkap dan melempari polisi dengan batu dan bom Molotov.  

Situasi kemudian berubah menjadi rusuh karena para napi membuat keonaran dan mengambil alih lapas.
Untuk mengendalikan situasi ini sekitar ratusan aparat kepolisian dan Brimob Polda Gorontalo diterjunkan ke lokasi.

Personil kepolisian bersenjata lengkap ini kemudian mengepung lapas untuk mencegah ada napi yang kabur.
Kehadiran ratusan polisi bersenjata lengkap ini justru membuat situasi semakin memanas karena dari dalam lapas para napi terus melawan dengan melempari petugas dengan batu, panah wayer serta bom molotov.

Perlawanan para napi ini pun dibalas polisi dengan menembakan gas air mata ke dalam lapas beberapa personel polisi terluka akibat terkena lemparan batu.

Hingga berita ini diturunkan situasi di Lapas Klas DuaA Gorontalo belum bisa dikendalikan. Beberapa kali masih terlihat lemparan batu dari dalam lapas dan ratusan polisi masih tetap bersiaga di lokasi.



sumber:sindonews.com

Tuesday, May 31, 2016

SBY dan Prabowo Akan Bersatu Galang Kekuatan Rakyat Untuk Bergerak, NKRI Semakin Amburadul

Tanda-tanda kejatuhan rezim Joko Widodo-Jusuf Kalla akan dimulai dari sikap seluruh partai politik yang merapat ke Istana.

Penegasan itu disampaikan Ketua Progres 98, Faizal Assegaf melalui akun Facebook. “Berkali-kali saya tegaskan kepada seluruh elemen gerakan anti JOKOWI – JK, bahwa: ‘Tanda-tanda kejatuhan rezim korup akan dimulai dari sikap seluruh partai merapat ke ISTANA,” tulis Faizal Assegaf.

Menurut Faizal Assegaf, Prabowo Subianto dan elit Partai Gerindra bisa menjadi motor penggerak perubahan yang sejalan dengan aspirasi rakyat banyak. “Yang tersisa hanyalah satu partai yakni GERINDRA… Jika PROBOWO dan ELITE GERINDRA solid, maka mereka dapat menjadi motor penggerak perubahan yang sejalan dengan aspirasi rakyat banyak. Tentu kita berharap seluruh elemen bangsa Merapatkan barisan dan saatnya melakukan konsolidasi nasional,” tegas Faizal.

Kata Faizal, tak hanya Prabowo Subianto, para jenderal pecinta NKRI tidak akan membiarkan NKRI hancur berantakan dan bubar. “Para jenderal pecinta NKRI tidak akan membiarkan republik ini hancur berantakan dan bubar. Tunggu waktunya mereka akan berkumpul menggalang kekuatan rakyat untuk bergerak!!!!” seru Faizal.

Faizal menegaskan, Susilo Bambang Yudhoyono juga tidak akan berdiam diri. “SBY sebagai mantan presiden sekaligus jenderal yang tegas, tidak mungkin akan berdiam diri melihat kondisi NKRI yang makin amburadul. Dalam diam, SBY terus mengamati dan bergerak pelan namun tengah menunggu waktu yang tepat untuk menggalang konsolidasi Nasional,” tulis Faizal. 



sumber:pos-metro.com

Wednesday, April 27, 2016

Bocah Dua Tahun di Amerika Tembak Mati Ibunya Sendiri

   ilustrasi

WISCONSIN - Seorang ibu muda di Kota Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat (AS) tewas setelah ditembak di bagian tubuh belakang oleh anaknya sendiri yang baru berumur dua tahun.

Ibu bernama Patrice Price, 26, ditembak mati ketika dia sedang mengemudikan mobil dengan pasangannya, bersama dua anak kecil di kursi belakang.

Salah satu anak laki-laki yang berusia dua tahun menemukan pistol di bawah jok belakang.

Price mengemudikan mobil di sepanjang Jalan Raya 175 dan mampu menghentikan mobil di dekat West Vliet Street meski telah ditembak di punggung. 

Ayahnya bocah yang jadi pelaku penembakan, Andre, mengatakan kepada stasiun radio lokal bahwa Patrice Price adalah ibu yang bekerja keras. ”Sekarang saya tidak memiliki dia. Dada saya sakit,” kata Andre, seperti dikutip dari IB Times, Kamis (28/4/2016).

Dalam sebuah pernyataan, Kantor Sheriff Milwaukee County (MCSO) mengatakan: "Laporan saksi awal menunjukkan bahwa seorang anak di kursi belakang kendaraan bisa memegang pistol dan menembakkan senjata api, meletuskan satu peluru ke punggung pengemudi. MCSO sedang dalam penyelidikan terkait kasus kematian yang sedang berlangsung.”

Price adalah ibu terbaru di AS yang ditembak oleh anak mereka sendiri secara tidak sengaja. Sebelumnya, ibu asal Florida; Jamie Gilt, ditembak ketika anaknya meraih pistol di bawah kursi. Ironisnya, Gilt, 31, merupakan aktivis pendukung hak kepemilikan senjata untuk sipil. Meski selamat, di terancam didakwa karena dianggap lalai.

Pada tahun 2014, seorang ibu bernama Veronica Rutledge, 29, ditembak mati oleh anaknya yang berusia dua tahun di Wal-mart setelah anak itu merogoh tasnya dan mengeluarkan pistol.


sumber : sindonews.com

Tuesday, April 26, 2016

Prancis Bikin Kapal Selam Tercanggih di Dunia untuk Australia Senilai Rp511 T



CANBERRA - Prancis memenangkan proyek untuk pembuatan kapal selam tercanggih di dunia untuk Australia senilai AUSD50 miliar atau sekitar Rp511 triliun.

Nilai proyek kapal selam ini tercatat sebagai belanja terbesar dalam sejarah Angkatan Laut Australia.
 
Pemerintah Australia di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Malcolm Turnbull mempercayakan perusahaan Prancis untuk membuat 12 kapal selam untuk menggantikan kapal selam Australia yang sudah usang.
 
”Kapal selam ini akan menjadi kapal Angkatan Laut yang paling canggih di dunia,” kata PM Turnbull dalam pengumuman pemenang kontrak yang dia sampaikan hari Selasa (26/4/2016).
 
Megaproyek kapal selam Australia itu akan digarap perusahaan Prancis di galangan kapal Adelaide ASC. Setidaknya 2.800 lapangan kerja baru akan ditawarkan untuk membangun armada baru kapal selam ini.
 
”Ini adalah hari besar bagi Angkatan Laut kita, hari besar bagi perekonomian abad ke-21 Australia, hari besar untuk pekerjaan masa depan,” ujar Turnbull. "Australia dibangun, pekerjaan untuk Australia, baja untuk Australia, di sini tepat di mana kita berdiri.”
 
Pengumuman oleh Turnbull muncul setelah rapat kabinet dan adanya persetujuan dari Komite Keamanan Nasional. Armada kapal selam baru akan menggantikan armada saat ini yang terdiri dari enam kapal selam Collins-class yang dijadwalkan pensiun dari layanan Angkatan Laut pada pertengahan 2020-an.


Megaproyek ini, seperti dilansir Russia Today, diperebutkan tiga pihak. Yakni,ThyssenKrupp Marine Systems (Jerman), DCNS (Prancis) dan Mitsubishi Heavy Industries (Jepang). Namun, kontrak akhirnya dimenangkan DCNS.



sumber : sindonews.com

Abu Sayyaf Penggal Sandera Kanada, Potongan Kepala Dibungkus Plastik



MANILA - Kelompok Abu Sayyaf di Filipina nekat memenggal sandera asal Kanada,John Ridsdel, setelah uang tebusan yang diminta tidak dibayar. Potongan kepala korban dibungkus kantong plastik dan dibuang di pinggir jalan.

Kepala Polisi Joho, Filipina, Junpikar Sitin, mengatakan dua pria mengendarai sepeda motor membuang potongan kepala yang dibungkus kantong plastik di sebuah jalan di Kota Jolo, Provinsi Sulu, Senin malam. Kedua pria itu kemudian melarikan diri.

Kelompok Abu Sayyaf sebelumnya telah memberikan ultimatum agar empat sandera—dua warga Kanada, satu warga Norwegia dan satu warga Filipina—ditebus masing-masing 300 juta peso. 

Batas ultimatum itu berakhir pada 25 April 2016 antara pukul 14.00 hingga pukul 15.00 waktu Filipina.

Selain John Ridsdel, 68, tiga sndera lainnya adalah Kjartan Sekkingstad (warga Norwegia), Robert Hall, 50 (warga Kanada), dan Marites Flor (warga Filipina).

Ridsel merupakan mantan wartawan Calgary yang alih profesi menjadi eksekutif pertambangan. ”Dia pasti menyadari bahwa ketika Anda bekerja di daerah masalah, Anda bisa memiliki beberapa kesulitan,” kata teman Ridsdel, Sandy Hunter, kepadaCBC, Selas (26/4/2016).

Para pejabat militer mengatakan kedutaan Kanada dan Norwegia telah diberitahu tentang penemuan jasad Ridsel.

Wali Kota Jolo, Hussin Amin mengutuk pemenggalan kepala sandera danmenyalahkan Abu Sayyaf.

”Ini adalah suatu tindakan barbar oleh orang-orang ini dan orang akan tergoda untuk berpikir bahwa mereka juga harus menemui nasib yang sama,” ujarnya melalui salurantelepon.

Sementara itu militer Filipina mengklaim telah mengerahkan pasukan untuk menyelamatkan para sandera menjelang berakhirnya tenggat ultimatum kemarin.

Para sandera termasuk Ridsel diyakini dibawa ke Jolo, Sulu, wilayah basis militan Abu Sayyaf. Selain empat sandera itu, ada 14 warga negara Indonesia (WNI) dan empatwarga Malaysia yang diculik di bawah todongan senjata oleh kelompok yang diduga dari faksi Abu Sayyaf



sumber :sindonews.com

AS Bangun Perisai untuk Cegah Nuklir Korut



WASHINGTON -  Amerika Serikat (AS) nampaknya menyadari ancaman yang dilontarkan Korea Utara (Korut) bukanlan sebuah omong kosong belaka. Sebagai bukti, AS saat ini sedang membangun sebuah perisai untuk menghalau serangan tersebut.

Rencana pembangunan perisai ini diutarakan langsung oleh Presiden AS, Barack Obama. Dalam sebuah wawancara dengan media setempat, Obama menuturkan bahwa militer AS tengah mengembangkan sistem pertahanan udara terbaru mereka untuk mencegah serangan Pyongyang.

"Salah satu hal yang telah kita lakukan adalah menghabiskan lebih banyak waktu pengembangan sistem rudal kami," kata Obama dalam wawancara tersebut, seperti dilansir Reuters pada Selasa (26/4).

"Walaupun kami saat ini mencoba untuk menyelesaikan masalah yang mendasari pengembangan nuklir Korut, kami juga menyiapkan perisai yang setidaknya bisa menahan relatif ancaman tingkat rendah yang mereka hadirkan sekarang," sambungnya,

Korut memang beberapa kali secara tersirat menyatakan akan melakukan serangan terhadap AS. Korut juga saat ini dilaporkan sudah berhasil menciptakan sebuah rudal, dengan hulu ledak yang bisa mencapai dataran utama AS.



sumber : sindonews.com

Ini Alasan Saudi Tak Pernah Beri Bantuan Militer pada Palestina

   

RIYADH - Pensiunan Jenderal Angkatan Bersenjata Arab Saudi, Mayor Jenderal Anwar Eshki mengungkap alasan mengapa pihaknya tidak pernah memberikan bantuan militer kepada Palestina, saat mereka mendapat serangan dari Israel. Dirinya menyebut, Saudi tidak ingin semakin menghancurkan Palestina dengan memberikan senjata.

Pernyataan Eshki itu muncul saat dirinya melakukan wawancara dengan media setempat. Dimana, sang pembawa acara mempertanyakan mengapa saat konflik di Yaman, Saudi melakukan aksi militer, sedangkan saat Gaza diserang Saudi tidak melakukan hal tersebut.

"Saya telah mengatakan kepada Iran tentang itu. Anda mendukung Palestina dengan senjata tapi kami mendukung mereka dengan uang. Ketika kami mendukung Palestina dengan uang. Kami ingin mereka hidup dengan baik, dan Anda memberi mereka senjata untuk menghancurkan diri mereka sendiri," kata Eshki, seperti dilansir Jpost pada Selasa (26/4).

Sementara itu, ketika ditanyakan butuh berapa lama bagi Saudi untuk memulai membuka Kedutaan Besar di Israel, sebagai bentuk perbaikan hubungan, dirinya menjawab saat Israel mulai menerima inisiatif perdamaian Arab untuk menyelesaikan konflik dengan Palestina.

"Anda dapat meminta Benjamin Netanyahu, jika ia mengumumkan bahwa ia menerima inisiatif dan memberikan semua hak untuk Palestina, Arab Saudi akan mulai membuat kedutaan besar di Tel Aviv," ucapnya.

Dirinya menambahkan, Saudi sejatinya tidak melihat fakta yang terjadi saat ini, dimana akibat sikap keras kepala Israel, membuat negara tersebut terisolasi. "Kami tidak suka Israel menjadi terisolasi di kawasan," imbuhnya.



sumber : sindonews.com




Saturday, April 23, 2016

INI 5 KEGILAAN ANGKATAN UDARA RUSIA. .SERANG JET ISRAEL HINGGA KAPAL AS

  jet rusia lakukan manuver serang kapal as


Pertengahan April 2016, jet tempur Rusia melakukan manuver agresif di Laut Baltik. Walau dilaporkan tak membawa senjata, tetapi Sukhoi Su-24 itu terbang rendah di dekat kapal perang Amerika Serikat yang melakukan latihan perang bersama militer Polandia. Pentagon memprotes Moskow atas kelakuan pilot yang dinilai, "tidak profesional dan tidak aman."

Saking jengkelnya, Washington mengingatkan Negeri Beruang Merah supaya berhati-hati saat melakukan operasi militer walau sifatnya sekadar latihan. Jangan sampai aksi serampangan pilot memicu konfrontasi.

"Sesuai norma internasional, kami sebetulnya berhak menembak jatuh pesawat asing dirasa mengancam. Tolong mereka memahami bahwa ini bukan perkara main-main," kata John Kerry, Menteri Luar Negeri AS.

Bukan cuma AS saja yang mengeluhkan sepak terjang jet tempur Rusia. Inggris, Israel, ataupun Jepang ternyata mengaku pernah mengalami masalah yang sama. Inggris menuding Rusia punya agenda menyulut Perang Dingin jilid II.

Selama tiga tahun terakhir, manuver ganas Sukhoi maupun pesawat tempur Rusia jenis lainnya dirasa sudah sampai tahap mengganggu. Seringkali jet Rusia melintasi wilayah negara lain tanpa alasan khusus.

Juru bicara Moskow membantah semua tudingan itu, menjelang pertemuan NATO dan militer Rusia pertengahan tahun ini. Namun bekas pilot Uni Soviet mengakui tindakan yuniornya di AU Rusia sekarang agak berlebihan, bahkan dibanding saat era Perang Dingin tiga dekade lalu.
"Manuver tanpa rencana seperti itu bisa memicu insiden yang juga tak kita inginkan," ujarnya kepada the Daily Signal.

1.Jet Israel Ditembaki Sukhoi di Wilayah Udara Suriah

   jet rusia beroperasi di pesisir suriah

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dilaporkan memprotes pemerintah Rusia. Negeri Bintang Daud mengklaim pesawat tempurnya ditembak dua kali oleh jet tempur jenis Sukhoi. Insiden itu terjadi di wilayah udara Suriah.

Israel tidak merinci kapan dan di koordinat berapa serangan jet Rusia terjadi. Pernyataan Netanyahu serta informasi adanya penembakan dilansir oleh surat kabar Yedioth Ahronoth, Jumat (22/4).

Dalam laporan terpisah, stasiun televisi Channel 10 menyatakan serangan jet Rusia itu kemungkinan terjadi pekan lalu. Ada indikasi pesawat tempur kedua negara berpapasan di pesisir laut Mediterania wilayah Suriah. Kemungkinan lainnya, pesawat Negeri Zionis diserang oleh jet tempur Rusia pada awal Maret 2016.

Saat dikonfirmasi oleh Kantor Berita Reuters, juru bicara pemerintah Rusia maupun Israel menolak berkomentar.

Insiden ini kemungkinan terjadi karena Rusia maupun Israel mengerahkan kekuatan udara ke Suriah untuk tujuan berbeda. Negeri Beruang Merah membantu rezim Presiden Basyar al-Assad melawan pemberontak serta ISIS. Sedangkan Israel beberapa kali mengirim pesawat tempur untuk menyerang markas senjata Hizbullah, militan Syiah asal Libanon yang sedang di Suriah mendukung pemerintahan Assad.


2.Jet Rusia Terbang Rendah Dekat Kapal Perang AS

  manuver jet sukhoi nyaris serang kapal AS

Insiden antara Amerika Serikat dan Rusia nyaris terjadi di Laut Baltik. Sebuah Sukhoi Su-24 terbang rendah, melakukan manuver agresif ke kapal perusak USS Donald Cook. Pesawat turun hingga ketinggian 22 meter di atas kapal.

Pejabat tinggi Kementerian Pertahanan AS mengatakan saking rendahnya manuver jet tempur itu, air laut sampai beriak di sekitar kapal. Selain satu jet tempur, tujuh helikopter Rusia jenis KA-27 Helix terbang berurutan di atas USS Donald Cook, seperti dilansir TIME, Kamis (14/4).

Pentagon menuding Rusia sedang melakukan simulasi agresif, karena menargetkan kapal AS sebagai sasaran. Insiden itu terjadi tiga kali pada dua hari lalu di perairan internasional.

Kapal perusak milik AS sedang mengangkut helikopter milik tentara Polandia di geladak, saat insiden itu terjadi. AS sedang melakukan latihan perang rutin di perairan internasional. Insiden ini terekam kamera, lalu diunggah ke Youtube.


3. Nyelonong ke wilayah jepang, Jet rusia diusir

   jet tempur jepang sergao pesawat rusia

Pemerintah Jepang pada September 2015 melayangkan protes kepada Moskow. Jet tempur yang dipercaya milik Rusia, memasuki wilayah udara mereka. Negeri Matahari Terbit segera mengirim empat jet tempur untuk mengusir pesawat asing itu, Rabu (16/9).

Kementerian Luar Negeri Jepang dengan segera mengirim nota protes setelah pesawat itu memasuki wilayah pantai di paling utara Pulau Hokkaido, dekat dengan Pulau Kuril yang disengketakan.
"Badan Pertahanan udara Jepang bergegas untuk menghadang pesawat penyusup, yang diyakini adalah Rusia, dengan empat jet tempur," ucap seorang pejabat kementerian pertahanan seperti dilansir dari laman france24.

"Kami telah membuat protes melalui kedutaan Besar Rusia di Tokyo, namun pihak Rusia tidak langsung memberi konfirmasi terkait dan hanya menyebut akan memeriksa hal itu," imbuh pejabat kementerian luar negeri Jepang.

Badan Pertahanan udara Jepang bergegas untuk menghadang empat jet penyusup itu, yang diyakini adalah Rusia, sebut seorang pejabat kementerian pertahanan
"Jika benar ini adalah Rusia, ini akan menjadi kali pertama mereka sejak memasuki wilayah Jepang terakhir Agustus 2013, ketika dua pesawat Tu-95 dicegat di lepas barat Pulau Okinoshima," lanjutnya.

Dilaporkan, 16 detik setelah kepergok patroli udara Jepang, pesawat yang dicurigai dari Rusia ini langsung bermanuver ke Pulau Kuril yang jadi sengketa.
Diketahui, Pulau itu adalah pulau yang direbut oleh pasukan Soviet seusai Jepang menyerah pada Perang Dunia II.


4. Inggris Usir Rombongan 9 Jet Tempur Rusia di Baltik

  jet inggris usir pesawat rusia

Pesawat tempur Inggris mencegat sembilan jet tempur Rusia yang disinyalir berusaha melakukan manuver provokatif di wilayah udara Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) pada Juni 2015.
Rombongan jet yang dikirim ke area Baltik itu dinilai provokasi terparah antara Rusia terhadap koalisi negara Barat sejak terakhir kali pecah Perang Dingin akhir 1960-an.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Jumat (19/6), pesawat tempur yang dikirim Rusia ke kawasan utara Estonia merupakan jenis Supersonic MiG 31 Foxhound. Angkatan Udara Inggris (RAF) segera mengirim dua jet Typhoon karena di Markas Amari, dekat lokasi yang dilintasi jet Rusia, terdapat seribu prajurit Inggris yang bertugas untuk NATO.

Tercatat empat kali insiden pencegatan pesawat itu harus dilakukan oleh RAF. "Sepanjang dinas, saya belum pernah melihat provokasi semacam ini," kata Letnan Penerbang Oli Fleming yang bertugas di salah satu jet Inggris ketika insiden ini terjadi.

Kementerian Pertahanan Inggris menuduh sembilan jet yang dikirim Rusia menunjukkan Presiden Vladimir Putin ingin menyulut api peperangan.

"Ini tidak main-main, Britania Raya menegaskan manuver jet Rusia sebagai sebuah ancaman," kata Menteri Pertahanan Michael Fallon.

"Kini sudah saatnya kita mendemonstrasikan sebuah komitmen pertahanan kolektif yang juga merupakan peringatan kepada Putin, jika provokasinya tidak akan menggoyahkan aliansi NATO atau Inggris Raya untuk saling bekerja sama."


5. Aksi Paling Berbahaya Jet Rusia VS Armada AU Turki

    jet rusia jatuh ditembaki pewasat turki

Ini adalah puncak dari rangkaian agresivitas armada udara Rusia beberapa tahun belakangan. Konfrontasi terlanjur pecah, dengan tewasnya pilot Rusia karena pesawat mereka ditembak jatuh pada 24 November 2015 oleh F-16 milik Turki.

Rusia dituding melanggar udara Turki, setelah terbang di wilayah utara Suriah. Sebaliknya, Rusia merasa masih berada di Suriah, sehingga tak terima pesawat mereka ditembak jatuh.

Saling tuding berujung pada bekunya hubungan diplomatik. Rusia menjatuhkan sanksi ekonomi sepihak kepada Turki. Presiden Vladimir Putin menuding Turki menembak jet mereka karena sedang melindungi bisnis minyak ISIS di perbatasan.

Tensi kedua negara tidak mereda memasuki 2016. Pada 30 Januari lalu, Ankara kembali menuding jet tempur kiriman Kremlin melanggar wilayah mereka.

Presiden Turki, Reccep Tayyip Erdogan, mengecam pelanggaran jet Rusia yang kedua kalinya kurang dari lima bulan. "Rusia akan menerima akibatnya jika terus melakukan pelanggaran atas kedaulatan negara kami," kata Erdogan.

"Tindakan sembrono semacam itu tidak akan menguntungkan Federasi Rusia, hubungan Rusia dengan NATO, serta bagi perdamaian dunia," imbuh sang Presiden Turki.

Dikonfirmasi terpisah, Moskow membantah klaim Turki. Data militer Negeri Beruang Merah mencatat tidak ada jet tempur yang beroperasi di sekitar perbatasan Suriah-Turki sepanjang akhir Januari.

"Pernyataan Turki adalah sepenuhnya propaganda tanpa dasar," kata Igor Konanshenkov, juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia.




sumber : merdeka.com






Friday, April 22, 2016

RUSIA SUKSES UJI MODA HIPERSONIK UNTUK RUDAL BALASTIK ANTAR BENUA. .



MOSKOW - Pasukan Strategis Rudal Rusia sukses melakukan uji terbang moda cruisehipersonik yang dibuat untuk membawa rudal balistik antar-benua (ICBM).

Kantor berita Intefax, mengutip sumber yang mengetahui uji coba moda hipersonik itu menyatakan bahwa uji coba berlangsung pada hari Selasa lalu.

Dalam uji coba, moda hipersonik itu digunakan untuk menembakkan rudal balistik RS-18A yang oleh NATO dinamakan SS-19 Stiletto. Uji coba berlangsung dari area penyebaran rudal di Orenburg Region.

Kementerian Pertahanan Rusia tidak membantah maupun membenarkan laporan uji coba moda hipersonik untuk ICBM.

Sementara itu, Militer Amerika Serikat (AS) yang jadi saingan utama militer Rusia, melalui juru bicara Pentagon Letnan Kolonel Michelle Baldanza, mengaku telah mengetahui uji coba moda hipersonik untuk ICBM Rusia itu melalui media.

“Meskipun kami telah melihat laporan di media, Departemen Pertahanan tidak menawarkan (respons) pada hal ini,” katanya seperti dikutip dari freebeacon, Sabtu (23/4/2016).

Rusia saat ini juga mempersiapkan uji coba terbaru untuk ICBM RS-28 Sarmat. Rudal balistik inilah yang akan menggantikn rudal berat warisan Soviet R-36M yang oleh NATO dijuluki rudal “Setan”. Uji coba rencananya akan dimulai pada musim panas tahun ini.

Rudal RS-28 telah dikembangkan sejak 2009 dan dijadwalkan untuk menggantikan ICBM lama pada tahun 2018 mendatang.


Rudal baru dengan berat minimal 100 ton itu disebut-sebut mampu membawa muatan hingga 10 ton pada lintasan apapun. Ini berarti serangan terhadap target bisa dibuat dari setiap arah. 

Rudal RS-28 bahkan diklaim bisa mulai terbang dari Rusia ke arah Antartika dan melakukan penerbangan circumterrestrial yang pada akhirnya mencapai target dari arah yang tak terduga.



sumber : sindonews.com

ISIS KLAIM TEMBAK JATUH JET TEMPUR SURIAH. .



Kelompok Islamic State atau ISIS mengklaim menembak jatuh pesawat jet tempur Suriah di sebelah tenggara Damaskus pada hari Jumat. ISIS juga mengaku telah menangkap pilot pesawat itu setelah terjun dengan parasut.

Klaim itu muncul di media propaganda ISIS, Amaq. ”Pilot, bernama Azzam Eid, asalHama ditangkap setelah dia terjun dengan parasut di dekat lokasi di mana pesawatnya jatuh di tenggara Damaskus,” tulis media ISIS itu, seperti dilansir Reuters, Sabtu (23/4/2016).

Sumber militer Suriah membenarkan jatuhnya pesawat tempur rezim Damaskus itu. Pesawat tempur yang jatuh adalah pesawat MiG-23. Namun, jatuhnya pesawat buatan Rusia itu bukan karena ditembak jatuh, melainkan karena kesalahan teknis.

”Pesawat baru saja mengalami perbaikan. Tidak ada serangan dari darat. Jatuh karena kesalahan teknis. Pilot dikeluarkan,” tulis kantor berita Interfax mengutip sumber militer Suriah.

Meski demikian, ISIS tetap mengklaim pesawat MiG-23 itu jatuh karena ditembak pasukannya. ISIS bahkan merilis video insiden jatuhnya pesawat militer Suriah itu, di mana seluruh badan pesawat terbakar.

Sementar itu, kelompok Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan pesawat itu jatuh di sebuah pedesaan di tenggara Damaskus, sebuah wilayah yang dikuasai ISIS. Namun, Observatorium tidak bisa mengkonfirmasi nasib pilot Suriah.



sumber : sindonews.com

SERANGAN BOM BUNUH DIRI DI MASJID BAGHDAD. 9 TEWAS



BAGHDAD. Sebuah serangan bom bunuh diri yang diklaim dilakukan oleh ISIS menewaskan sedikitnya sembilan orang. Serangan bom bunuh diri itu terjadi setelah salat Jumat di sebuah masjid Syiah di barat daya Baghdad, Irak.

"Seorang pembom bunuh diri ke dua di masjid Distrik al-Radwaniya berhasil ditembak dan dibunuh oleh pasukan keamanan sebelum ia sempat melakukan aksinya," kata sumber kepolisian, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (22/4/2016).

Sedangkan sebuah sumber medis dan pihak keamanan mengatakan, sebuah bom terpisah meledak di distrik Abu Gharain, sebelah barat Baghdad, menewaskan dua orang dan melukai sembilan orang lainnya.

Sementara itu media propaganda milik ISIS, Amaq menyatakan, ISIS berada di balik serangan bom bunuh diri itu dan mengklaim 25 orang terluka atas serangan tersebut. Namun, tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab serangan bom di Abu Gharaib.

Pemerintah Irak telah berhasil merebut kembali beberapa kota besar dari ISIS pada tahun lalu dan perlahan-lahan mendorong militan kembali ke perbatasan Suriah. Pihak berwenang mengatakan mereka ingin merebut kembali kota utara Mosul tahun ini, namun para pejabat Irak pribadi masih meragukan hal tersebut.


sumber : sindonews.com

Tuesday, April 19, 2016

AS MULAI SERIUS KIRIM APACHE DAN 217 TENTARA TAMBAHAN KE IRAK



WASHINGTON- Amerika Serikat bakal menambah kekuatan militernya di Irak. Helikopter Apache dan ratusan personel akan dikirim guna memberantas kelompok militan ISIS.

"Kami akan membawa pasukan tambahan," ujar Menteri Pertahanan AS, Ashton Carter saat kunjungan ke Baghdad, Senin (18/4)

Carter juga mengungkap, AS siap mengirim Apache untuk membuat pergerakan pasukan di AS lebih cepat dan dinamis. "Ini akan tergantung kebijaksanaan pemerintah Irak, apakah (Apache) perlu dikerahkan atau tidak," ujar Carter seperti dikutip dari AFP.

Salah seorang juru bicara di Pentagon, Kapten (Navy) Jeff Davis menambahkan, tambahan personel tentara yang akan dikirim sebanyak 217 orang, dan itu akan membuat total pasukan AS di Irak berjumlah 4087.

Pasukan AS (pimpinan koalisi) juga disiapkan untuk membantu pelatihan, penasihat untuk keamanan di Irak.



sumber :merdeka.com

AS PROTES. .CHINA DARATKAN JET MILITER DI LAUT CHINA SELATAN



WASHINGTON, Pentagon atau Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) memprotes tindakan China yang mendaratkan pesawat jet militer di sebuah pulau buatan di Laut China Selatan yang jadi sengketa.

”Kami menyadari bahwa sebuah pesawat militer China mendarat di Fiery Cross Reefpada hari Minggu dalam apa yang digambarkan China sebagai operasi kemanusiaan untuk mengevakuasi tiga pekerjanya yang sakit,” kata juru bicara Pentagon Kapten Jeff Davis kepada CNN dalam sebuah pernyataan, Selasa (19/4/2016).

”Tidak jelas mengapa orang China menggunakan pesawat militer, sebagai cara (mengevakuasi) seorang warga sipil,” lanjut dia.

AS telah khawatir Fiery Cross Reef-salah satu pulau buatan China di Kepulauan Spratly—digunakan China untuk mengakomodasi pesawat militer dalam jumlah besar, setelah China diketahui telah membangun landasan pacu raksasa di wilayah itu.

”Kami mendesak China untuk menegaskan kembali bahwa dia tidak memiliki rencana untuk menyebarkan atau memutar pesawat militer di pos-pos dalam Spratly ini, sesuai dengan jaminan sebelumnya dari China,” imbuh Davis.

Pendaratan pesawat jet militer itu ditutup-tutupi media China. Namun, Pemerintah China akhirnya mengakui dan mengklaim tidak ada yang salah karena pendaratan dilakukan di wilayah kedaulatan China.

Menurut sebuah laporan di People's Liberation Army Daily, pesawat jet militer itu membawa orang ke pulau Hainan untuk bantuan medis.

”Di wilayah China, hal semacam ini tidak mengherankan sekali,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lu Kang, selama briefing reguler. 

”Ini adalah tradisi yang baik dari Tentara Pembebasan Rakyat untuk memberikan bantuan yang diperlukan bagi orang-orang China yang membutuhkan,” lanjut dia.

China telah berulang kali membantah tuduhan bahwa landasan pacu raksasa yang telah dibangun di Laut China Selatan akan digunakan untuk tujuan militer. Sementara AS juga berulang kali mengutuk Beijing untuk tindakan yang disebut Washington sebagai ”militerisasi di Laut China Selatan”.

Beijing mengklaim hampir semua wilayah maritim dan darat di Laut China Selatan.Namun, Vietnam, Malaysia, Brunei, Filipina dan Taiwan juga memiliki klaim yang saling tumpang tindih. AS yang tidak memiliki klaim teritorial di daerah itu ikut campur dalam konflik dengan dalih menegakkan kebebasan navigasi, karena AS tetap meyakini wilayah Laut China Selatan merupakan wilayah perairan internasional.



sumber : sindonews.com

GEMPA EKUADOR TEMBUS 246 JIWA KORBAN TEWAS DAN 5.257 LUKA




QUITO - Korban tewas akibat gempa dahsyat 7,8 skala richter (SR) di Ekuador pada Sabtu melonjak dratis. Hingga hari ini (18/4/2016), sudah 246 orang meninggal dan 2.527 lainnya terluka.

Tim penyelamat menggunakan traktor dan tangan kosong untuk mencari para korban lainnya yang terkubur puing-puing bangunan di kota-kota pesisir Ekuador.

Warga di Ibu Kota Quito masih panik. Banyak bangunan dan jalan hancur.

Presiden Ekuador Rafael Correa bergegas pulang dari perjalanan ke Italia untukmemantau situasi darurat.”Prioritas mendesak adalah untuk menyelamatkan orang-orang di reruntuhan,” tulis dia di akun Twitter-nya.

”Semuanya bisa dibangun kembali, tetapi kehidupan tidak dapat dipulihkan dan itulah yang paling menyakitkan,” katanya kepada radio pemerintah Ekuador, seperti dikutipReuters.

Pemerintah menyebutnya gempa terburuk di negara itu sejak tahun 1979. Dalam bencana tahun itu, menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) 600 orang tewas dan 20.000 terluka.

Bantuan internasional dari Venezuela, Chili dan Meksiko mulai berdatangan. Palang Merah Ekuador memobilisasi lebih dari 800 relawan dan staf. Sedangkan tim medis dari Medecins Sans Frontieres mengatakan sedang mengirimkan tim dari Kolombia.

Wilayah terparah akibat gempa besar itu adalah wilayah pesisir di dekat pusat gempayakni, Pedernales. Itu adalah wilayah wisata pedesaan yang terdapat pantai. Di wilayah itu, pohon-pohon tumbang dan banyak bangunan hancur menjadi puing-puing.

Saksi mata mengatakan, ada 163 gempa susulan, terutama di Pedernales. Kondisi darurat ditetapkan di enam provinsi.

Banyak warga yang berduka membawa peti mati di sekitar reruntuhan bangunan untuk mencari kerabat mereka.

”Saya berbicara dengan beberapa teman ketika mulai ada yang bergetar dan kemudian menjadi kuat sehingga kami berlari,” kata Consuelo Solano, seorang wanita Ekuador yang berada di sebuah stadion, di mana di lokasi itu sekitar 91 orang meninggal.

”Kami harus tidur di sekolah. Rumah saya ambruk dan mereka menjarah saya,” katanya lagi.

Di Guayaquil, kota terbesar Ekuador, puing-puing berbaring di jalan-jalan dan jembatandengan mobil di atasnya roboh. ”Itu mengerikan. Itu seolah-olah akan runtuh sepertikardus,” kata Galo Valle, 56, yang sedang menjaga sebuah bangunan di kota itu, di mana jendela berjatuhn dan bagian dari dinding pecah.



sumber : sindonews.com